Selasa, 13 Januari 2015

Mengenal Keris Carubuk Pusaka Sunan Kalijaga


Mengenal Keris Carubuk Pusaka Sunan Kalijaga


Keris Kyai Carubuk, Senjata Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga. Terkait keris pusaka dan sakti di Indonesia, dalam khanazah sejarah dan budaya nusantara, kebanyakan keris sakti berasal dari pulau Jawa, terutama di era kejayaan Kerajaan Majapahit. Banyak cerita, kisah dan juga mitos seputar keris. Konon, keris yang memiliki kesaktian tidak sembarangan bisa dimiliki, harus memiliki kecocokan atau berjodoh dengan yang memegangnya. Banyak yang meyakini juga keris yang sakti bisa berdiri sendiri jika diminta oleh pemegangnya, dan banyak lagi cerita lainnya tentang kesaktian keris ini. Kali ini, infomistik akan membawa anda ke wilayah kajian keris pada konteks sejarah. Terkait sejarah ini, ada bebeberapa keris yang terkenal dan paling populer di Indonesia, salah satunya adalah Keris Kyai Carubuk, Senjata Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga
Keris Kyai Carubuk ini adalah mahakarya ketiga dari Mpu Supa Madrangi selain Keris Kyai Sangkelat dan Keris Kyai Nagasasra. Keris ini juga merupakan peninggalan Mahapahit.
Dalam satu legenda dikisahkan, Kanjeng Sunan Kalijaga meminta tolong kepada Mpu Supa Mandragi untuk dibuatkan sebuah keris coten-sembelih (untuk menyembelih kambing). Sunan Kaljaga memberikan besi yang ukurannya sebesar biji asam jawa sebagai bahan pembuatan keris kepada Mpu Supa Mandrangi. Mengetahui besarnya calon besi tersebut, Empu Supa sedikit terkejut. Namun setelah Mpu Supa menerima besi tersebut dari Kanjeng Sunan Kalijaga, Ia berkata “besi ini bobotnya berat sekali, tak seimbang dengan besar wujudnya dan tidak yakin apakah cukup untuk dibuat keris”. Lalu Sunan Kalijaga berkata “besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung”. Karena ampuhnya perkataan Kanjeng Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi yang sebesar biji asam jawa tersebut menjelma menjadi sebesar gunung. Hati empu Supa menjadi gugup, karena mengetahui bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga memang benar-benar wali yang dikasihi oleh Sang Pencipta Kehidupan, yang bebas mencipta apapun. Lantaran itu, empu Supa berlutut dan takut.
Ringkas cerita, besipun kemudian dikerjakan oleh Mpu Supa Mandrangi. Tidak lama kemudian, jadilah sebilah keris, kemudian Mpu Supa Mandrangi menyerahkan keris tersebut kepada Kanjeng Sunan Kalijaga. Begitu melihat bentuk kerisnya, Kanjeng Sunan Kalijaga menjadi kaget karena hasil kejadian keris itu berbeda jauh sekali dengan yang dimaksudkan. Semula ia bermaksud meminta dibuatkan keris untuk menyembelih kambing, ternyata yang dihasilkan adalah keris Jawa (baca Nusantara) asli Majapahit, luk tujuhbelas. Begitu mengetahui keindahan keris, perasaan Kanjeng Sunan Kalijaga tersentuh, oleh karena itu mengamatinya sempai puas tidak bosan-bosannya. Kemudian ia berkata sambil tertawa dan memuji keindahan keris itu.
Kemudian Kanjeng Sunan Kaljaga memberikan besi sebesar biji kemiri kepada Mpu Supa Mandrangi dan meminta Mpu Supa Mandrangi untuk membuatkannya sebilah keris lagi. Lalu Empu Supa mengerjakannya, dan setelah dikerjakan, jadilah sebilah keris mirip pedang suduk (seperti golok atau belati). Kemudian Mpu Supa Mandrangi menyerahkan keris tersebut kepada Kanjeng Sunan Kaljaga. Begitu mengetahui wujud keris yang dihasilkan, Kanjeng Sunan Kalijaga sangat senang hatinya dan menamai keris tersebut dengan nama “Keris Kyai Carubuk”.
Keris Kyai Carubuk ini kemudian menjadi senjata pusaka Sultan hadiwijaya, dan pernah digunakan bahkan sanggup mengalahkan keris kyai setan kober milik arya penangsang yang ketika itu digunakan oleh pesuruh Arya Penangsang untuk melakukan percobaan pembunuhan kepada Sultan Hadiwijaya.  Karena utusan Arya Penangsang dapat dikalahkan, keris Kyai Setan Kober diambil oleh Sultan Hadiwjaya, lalu dikembalikan sendiri oleh Sultan Hadiwjaya kepada Arya Penangsang yang membuat Arya Penangsang tersinggung dan marah.  Karena Arya Penangsang tersinggung dan marah, maka timbul kerbutan antara Arya Penangsang dan Sultan Hadiwijaya, dan keributan tersebut dapat dihentikan oleh Kanjeng Sunan Kudus

sumber : http://infomistik.com/keris-kyai-carubuk-senjata-pusaka-kanjeng-sunan-kalijaga-328.html

Mengetahui Nama Pamor dan Tuah Keris Pusaka



MENGETAHUI NAMA PAMOR DAN TUAH KERIS PUSAKA

FOTO PAMOR ASIHAN.
Bentuknya sama dengan Ngulit Semangka hanya pamornya menyambung antara bilah dan ganjanya, karena tuahnya memperlancar pergaulan termasuk antar jenis, maka pamor ini disebut Asihan. Secara lengkap disebut Pamor Ngulit Semangka Asihan. Ada juga Wos Wutah Asihan tetapi jarang sekali. Kedua pamor Ngulit Semangka dan Wos Wutah ini tidak pemilih tetapi pada pamor Asihan keris itu menjadi pemilih dan tidak setiap orang cocok.

FOTO PAMOR PANCURAN MAS.
Pamor ini juga ornamennya dari bilah menyebrang ke Ganja. Pada bilahnya pamor ini sama betul dengan sada Saeler tetapi pada bagian ganja berbentuk cabang seperti lidah ular. Tuahnya dianggap sama dengan Udan Mas dan tergolong tidak pemilih, cocok untuk semua orang.

FOTO PAMOR ADEG IRAS.
Pamor Adeg yang menyebrang langsung ke Ganja, tetap bukan ditambahi Asihan melainkan dengan tambahan Iras menjadi Adeg Iras dan tuahnya sama dengan pamor Adeg lainnya.

PAMOR PAMOR YANG HAMPIR SAMA.
Ada beberapa jenis pamor yang bentuknya hampir sama dan sering dikacaukan orang penamaannya.
Yang paling sering dikacaukan adalah pamor Wos Wutah, Pulo Tirto dan Pendaringan Kebak.
Pamor Pulo Tirto memang mirip sekali dengan Wos Wutah, bedanya pada Pulo Tirto motif
gumpalannya terpisah satu sama lainnya dalam jarak cukup jauh sekitar 2 samai 3 cm. Sedangkan
pamor Wos Wutah, gumpalannya cukup rapat, seandainya terpisahpun jaraknya cukup dekat sekitar 1
cm saja.
Pamor Pendaringan Kebak juga mirip Wos Wutah, tetapi Pendaringan Kebak lebih penuh dan rapat serta nyaris memenuhi seluruh permukaan bilah. Dari bawah sampai ujung bilah dan dari tepi satu ketepi yang lainnya.
Kemudian pamor Adeg, Mrambut dan Ilining Warih. Adeg berupa garis-garis yang tidak terputus dari bagian sor-soran sampai ujung. Sedang Mrambut serupa benar dengan Adeg, tetapi garisnya terputus-putus. Pamor Ilining Warih sama dengan pamor Adeg hanya saja garisnya bercabang dibeberapa tempat. Jadi bedanya kalau garis itu tidak terputus disebut pamor Adeg, kalau terputus disebut Mrambut dan kalau bercabang namanya Ilining Warih.
Dengan demikian bila ada yang mengatakan pamor Adeg Mrambut sebetulnya tidak tepat, karena pamor Adeg ada sendiri dan Mrambut ada sendiri. Jenis lain yang hampir sama adalah Ujung Gunung, Junjung Drajat, Raja Abala Raja dan Pandito Bolo Pandito. Secara umum keempat pamor itu berupa garis yang menyudut. Bedanya kalau Ujung Gunung, kaki garis sudut itu menerjang bilah. Pada pamor Raja Abala Raja, mirip Ujung Gunung, tetapi garis yang membentuk sudut menyebar diberbagai tempat, dibagian sor-soran, bilah dan ujungnya. Kalau pamor Junjung Drajat, serupa dengan Rojo Abolo Rojo, hanya keseluruhan gambar itu berhenti dibagian tengah bilah dan diatasnya ada pamor lain.
Keempat pamor ini sering sekali dikacaukan orang. Selain itu, pamor Udan Mas, Segara Wedhi, Sisik Sewu dan Tetesing Warih juga banyak dikacaukan orang, karena pamor Udan Mas lebih popular maka sering pamor Segara Wedi, Sisik Sewu atau Tetesing Warih dinamakan juga Udan Mas.
Agar lebih jelas, perincian Pamor Udan Mas seharusnya :
Jumlah lingkaran pusarannya minimal tiga lingkaran, tetapi umumnya ada lima lingkaran, bahkan yang baik (bila dilihat kaca pembesar) ada 8 lingkaran dengan diameter sekitar 5 milimeter, penempatan pamornya bisa teratur seperti kartu domino dan bisa juga tersebar tak beraturan disela sela pamor Wos Wutah. Pamor Udan Mas Segara Wedi Raja Abala Raja Pandito bolo Pandito Pamor Segara Wedhi penampang lingkarannya lebih kecil lagi, sekitar tiga millimeter saja letaknya cenderung mengumpul ditepi bilah dan ditengah bilah umumnya ada pamor Wos Wutah, Pulo Tirto atau Ngulit Semangka atau pamor lainnya. Kalau Sisik Sewu sedikit lebih kecil dari Segara Wedhi, banyak jumlahnya dan rapat satu sama lainnya diseluruh permukaan bilah. Begitu rapatnya sehingga sering tumpang tindih satu sama lainnya. Pamor Tetesing Warih, mirip Udan Mas, tetapi jumlah lingkarannya atau pusarnya hanya tiga atau kurang dan kadang bercampur disela pamor Wos Wutah atau Pendaringan Kebak.

SALAH KAPRAH DALAM PENAMAAN PAMOR.
Kesalahan dalam penamaan pamor sering dijumpai diantara pecinta keris, celakanya kesalahan ini sering keterusan dan dianggap sesuatu yang betul sehingga nama asli dari pamor tersebut malah kurang dikenal. Yang paling sering dikelirukan adalah pamor Adeg, dikenal sebagai pamor Singkir, padahal Singkir seharusnya nama empu, hanya kebetulan saja empu ini banyak membuat pamor Adeg. Salah kaprah seperti ini banyak terjadi di Jawa Tengah. Kesalahan yang mirip dengan itu adalah penamaan pamor dengan sebutan “bulu ayam”. Pamor seperti Ron Genduru, Ron Pakis, Mayang Mekar, Sekar Tebu, Pari Sawuli dan yang mirip itu, semuanya dianggap sama dan disebut pamor “bulu ayam”. Salah kaprah seperti ini banyak terjadi di Jawa Timur. Salah kaprah lainnya pamor Sedayu, ini salah, karena Sedayu adalah daerah yang banyak membuat keris pada jaman Majapahit dengan empunya yang terkenal Empu Pangeran Sendang Sedayu. Buatannya hanya berpamor sedikit saja dan terkadang tanpa pamor, akibatnya semua yang tanpa pamor atau sedkit sekali pamornya disebut pamor Sedayu. Keris yang tanpa pamor ini, yang besinya hitam mulus, disebut “tanpa pamor” saja atau “Kelengan”.

BUNGKALAN.
Ini bukan nama pamor tetapi bentuk pamor pada ujung bilah keris atau tombak, pamor apapun apabila pada dekat ujung bilah bercabang dua dan kedua cabang itu menerjang tepi bilah dinamakan pamor Bungkalan. Sepintas seperti lidah ular. Ron Pakis Ron Genduru Mayang Mekar.

FOTO PAMOR PAMENGKANG JAGAD.
Ada celah memanjang ditengah bilah yang disebabkan retak, paling banyak terjadi dikeris dengan pamor miring. Ini terjadi saat membuat saton sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga ada bagian tertentu yang penempelan besi dan bahan pamornya atau dengan lapisan besi lainnya kurang sempurna. Tetapi ini baru diketahui setelah keris jadi, terutama waktu nyepuhi tiba tiba keris itu retak. Jadi dari segi teknik pembuatan keris ini tergolong mis-product. Karena itu pulalah maka keris yang Pamengkang Jagad umumnya bukan keris yang mempunyai garap baik. Kalangan kraton juga menganggap keris ini tergolong tidak baik. Yang mengherankan kalangan luar keraton banyak yang menganggap ini keris baik, malah amat baik, ini juga disukai di Malaysia, Serawak, Brunei. Diduga ini dikarenakan keris dengan teknik lapis itu dibuat oleh empu keraton sehingga biasanya selalu baik dan mis-product juga tetap dianggap baik mutunya. Dari segi esoteri keris Pamengkang Jagad termasuk pemilih, tidak semua orang bisa cocok, tuahnya bisa dirasakan juga oleh orang sekelilingnya, dianggap cocok untuk orang yang mempunyai kekuasaan diwilayah tertentu seperti Bupati, Komandan Kodim dsb.

FOTO PAMOR PEGAT WAJA.
Keris ini juga keris retak, Cuma retaknya bukan antara besi dengan besi atau besi dengan pamor melainkan antara saton dan lapisan bajanya. Oleh karena itu keris Pegat Waja hanya akan terjadi pada keris-keris yang dilapisi baja saja. Keratakan ini terjadinya bukan vertical permukaan bilah, melainkan horizontal. Mirip dengan keretakan pada kayu Plywood yang tertimpa hujan (nglokop), keris ini sebaiknya dibuang atau dilarung saja karena kurang baik.

FOTO PAMOR REJANG LANDEP.
Ini bukan nama salah satu pamor tetapi alur pamor tidak mengarah kealur ditengah melainkan ada bagian (ujungnya) keluar dari bilah (lihat gambar). Apapun pamornya, keris ini tuahnya buruk dan biasanya membawa suasana sengketa serta salah pengertian. Tetapi
ada juga yang menyimpan dengan maksud tuah keris ini bisa membantu bila yang punya
melakukan suatu kesalahan dan bisa terhindar dari hukuman. Keris yang telah auspun pamornya bisa berubah menjadi Rejang Landep.

PAMOR DAN NAMANYA
Nama untuk pamor keris berlaku juga untuk tosan aji lainnya seperti Tombak, Wedung, Pedang dsb. Khusus pamor yang pemilih yang biasanya diperuntukan untuk kedudukan tertentu atau karakter tertentu, sebaiknya di “tayuh” dahulu apakah cocok atau tidak sedangkan yang tidak pemilih bisa dimiliki oleh siapa saja.

FOTO PAMOR WOS WUTAH.
Pamor yang paling banyak dijumpai, bentuknya tidak teratur tetapi tetap indah dan umumnya tersebar dipermukaan bilah. Ada yang berpendapat pamor ini pamor gagal, saat si empu ingin membuat sesuatu pamor tetapi gagal maka jadilah Wos Wutah. Tetapi ini dibantah dan beberapa empu dan pamor ini memang sengaja dibuat serta termasuk pamor tiban. Pamor ini berkhasiat baik untuk ketentraman dan keselamatan pemiliknya, bisa digunakan untuk mencari rejeki, cukup wibawa dan disayang orang sekelilingnya, pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR NGULIT SEMANGKA
Sepintas seperti kulit semangka, tuahnya seperti Sumsum Buron, memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun. Pamor ini tidak memilih dan cocok bagi siapa saja.

FOTO PAMOR TAMBAL.
Mirip goresan kuas besar pada sebuah bidang lukisan. Tuahnya biasanya menambah kewibawaan dan menunjang karier seseorang. Menurut istilah Jawa bisa menjunjung derajat. Pamor ini termasuk pemilih dan tidak setiap orang cocok.

FOTO PAMOR PULO TIRTO.
Seperti Wos Wutah hanya gumpalan gambarnya terpisah agak berjauhan, seperti bentuk pulau pada peta. Tuahnya sama dengan pamor Wos Wutah.

FOTO PAMOR SUMSUM BURON.
Pamor ini juga mirip Wos Wutah, gumpalan juga terpisah agak berjauhan seperti Pulo Tirto hanya agak lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya baik, tahan godaan dan murah rejeki serta tidak pemilih.

FOTO PAMOR MELATI RINONCE.
Bentuknya mirip pamor Rante tetapi umumnya bulatannya lebih kecil dan tidak berlubang. Bulatan itu berupa pusaran pusaran mirip dengan pamor Udan Mas tetapi agak lebih besar sedikit. Tuahnya mencari jalan rejeki dan menumpuk kekayaan. Untuk pergaulan juga baik, pamor ini tidak memilih dan bisa digunakan siapa saja.

FOTO PAMOR RANTE.
Tuah utama pamor ini adalah untuk menampung dan mengembangkan rejeki yang didapat. Bisa mengurangi sifat boros, tetapi bukan pelit. Cocok untuk semua orang baik digunakan berdagang atau berusaha. Bentuknya agak mirip pamor Melati Rinonce, hanya bedanya pada bulatannya ada semacam gambar “lubang”.

FOTO PAMOR ADEG.
Pamor Adeg banyak dijumpai, tergolong pamor pemilih tetapi lebih banyak yang cocok daripada tidak. Tuahnya terutama sebagai penolak, ada yang menolak gunaguna, ada yang menolak wabah, angin ribut, banjir dan lainnya. Ada yang hanya menolak satu sifat ada yang beberapa sifat penolakan.

FOTO PAMOR MRAMBUT.
Sepintas seperti Adeg, bahkan ada yang menyamaratakan dengan membuat istilah baru Adeg-Mrambut. Padahal sebenarnya lain. Pamor Mrambut alurnya terputus-putus. Tuahnya hampir sama dengan pamor Adeg. Tergolong pemilih, tidak semua orang cocok.

FOTO PAMOR SEKAR LAMPES.
Tuah dari pamor ini mirip dengan pamor Tumpal Keli. Hanya pada pamor Sekar Lampes umumnya juga mengandung tuah yang menambah kewibawaan pemakainya dan tergolong pamor yang tidak pemilih.

FOTO PAMOR ILINING WARIH.
Rejeki yang lumintu, walaupun sedikit demi sedikit tetapi selalu ada saja. Itulah yang utama tuah dari Ilining Warih. Selain soal rejaki, pamor ini juga baik untuk pergaulan. Tidak memilih dan umumnya cocok untuk siapapun.

FOTO PAMOR BLARAK NGIRID.
Disebut juga kadang dengan “Blarak Sinered”, tapi ada juga yang menyebut Blarak Ngirid lain dengan Blarak Sinered. Tuah utamanya menambah kewibawaan dan juga baik untuk pergaulan karena disayang orang sekelilingnya, baik pihak atasan atau bawahan. Pamor ini tergolong pemilih.

FOTO PAMOR RON PAKIS.
Mirip sekali dengan Blarak Ngirid, hanya pada bagian tepinya seolah ada sobekan. Tergolong pemilih dan tuahnya untuk kewibawaan serta keberanian (tata bhs jawa). Baik dimiliki oleh orang yang berkecimpung dibidang Militer dan Keprajuritan.

FOTO PAMOR KORO WELANG.
Juga hampir sama dengan Blarak Ngirid atau Ron Pakis, tetapi “daun” nya lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya juga hampir sama dengan Blarak Ngirid, tetapi fungsi pergaulannya lebih besar dari fungsi wibawanya. Beberapa keris dengan pamor ini (tidak semua) baik juga untuk mencari jalan rejeki. Tergolong pamor pemilih.

FOTO PAMOR RON GENDURU.
Ada yang menyingkat menjadi RONGENDURU atau menyebut RON KENDURU. Agak mirip Ganggeng Kanyut tetapi relatif susunannya lebih teratur dan rapi. Tuahnya berkisar pada kewibawaan dan rejeki. Baik digunakan untuk pengusaha yang punya banyak anak buah. Tergolong pamor pemilh.

FOTO PAMOR MAYANG MEKAR.
Bentuknya indah sekali seperti daun Seledri, tuahnya memperlancar pergaulan dan dikasihani orang sekeliling. Beberapa diantaranya malah bertuah memikat lawan jenis. Tergolong pamor pemilih.

FOTO PAMOR WIJI TIMUN.
Menyerupai biji ketimun. Hampir sama dengan pamor Uler Lulut tetapi lebih kecil dan lonjong. Tuahnya juga untuk mencari jalan rejeki. Ada sedikit unsur kewibawaan. Baik untuk pedagang maupun untuk pengusaha. Pamor ini agak pemilih.

FOTO PAMOR KENONGO GINUBAH.
Tuahnya menarik perhatian orang. Pergaulannya baik dan diterima digolongan manapun. Tetapi pamor ini termasuk pemilih.

FOTO PAMOR WALANG SINUDUK.
Bentuknya mirip dengan satai belalang. Posisi belalang-belalangnya bisa miring kekiri, bisa kekanan. Tuah utamanya mempengaruhi orang lain. Wibawanya besar sehingga baik dimiliki oleh pemuka masyarakat, guru, pemimpin politik. Tergolong pamor pemilih.

FOTO PAMOR TUMPAL KELI.
Tuahnya baik untuk pergaulan. Bisa menunjang karier karena pemiliknya akan disayang atasan. Termasuk pamor tidak pemilih.

FOTO PAMOR BENDOSEGODO.
Bentuknya menyerupai bulatan menggumpal dari bawah keatas. Tuahnya untuk jalan rejeki dan pergaulan serta ketentraman rumah tangga. Tergolong tidak pemilih.

FOTO PAMOR MELATI SINEBAR.
Mirip pamor Tetesing Warih, merupakan bulatan bersusun rangkap tiga atau lebih tetapi bulatannya tidak sempurna betul dengan garis tengah sekitar 1 cm. Tempatnya ditengah bilah dan jarak satu bulatan dengan lainnya sekitar 1 cm atau lebih. Pamor ini tergolong tidak pemilih dan tuahnya untuk mencari rejeki.

FOTO PAMOR MANIKEM.
Tergolong pamor langka dan hanya dijumpai dikeris muda terutama tangguh Madura. Bentuknya mirip Melati Rinonce atau Melati Sato-or tetapi garis penghubung antar bulatan-bulatannya lebih gemuk, lebih lebar. Sedangkan bulatannya juga lebih lebar dibandingkan Melati Rinonce, bahkan ada yang hampir menyentuh tepi bilah. Tergolong tidak pemilih dan bertuah memudahkan mencari rejeki.

FOTO PAMOR SEKAR KOPI.
Ditengah bilah ada pamor yang menyerupai garis tebal dari sor-soran sampai dekat ujung bilah. Dikiri kanan garis tebal ini terdapat lingkaran-lingkaran bergerombol atau berkelompok. Satu kelompok terdiri dari dua atau tiga lingkaran menempel pada garis tebal seolah-olah biji kopi menempel pada tangkai bijinya. Tuahnya memperlancar rejeki tergolong tidak pemilih tetapi termasuk pamor langka.

FOTO PAMOR BONANG RINENTENG.
Ada yang menyebutnya Bonang Sarenteng, agak mirip dengan pamor Sekar Kopi tetapi bulatannya hanya satu. Boleh dikiri-kanan secara simetris atau selang seling. Baik Bonang Rinenteng ataupun Sekar Kopi, bulatannya seperti pusaran di pamor Udan Mas. Tergolong tidak pemilih dan memudahkan mencari rejeki.

FOTO PAMOR JUNG ISI DUNYA.
Bentuknya mirip Putri Kinurung. Bedanya bulatanbulatan kecil yang terdapat pada “kurungan” bulatan relatif lebih besar. Ada juga yang bentuknya sepintas mirip pamor Bendo Segodo. Tuahnya untuk “menumpuk” kekayaan dan tidak pemilih.

FOTO PAMOR WULAN-WULAN.
Di Jawa Timur disebut Bulan-Bulan. Mirip Melati Sinebar atau mirip Bendo Segodo. Bedanya pada pamor Wulan-Wulan , bagian tengahnya berlubang jelas. Tuahnya memudahkan mencari jalan rejeki dan mengikat langganan. Sering disimpan ditoko atau warung.

FOTO PAMOR TUNGGAK SEMI.
Pamor ini terletak ditengah Sor-soran, bentuk seperti tampak digambar samping. Berkombinasi dengan pamor Wos Wutah. Tuahnya untuk mendapatkan rejeki walau bagaimanapun kecilnya. Tidak termasuk pamor pemilih.

FOTO PAMOR BAWANG SEBUNGKUL.
Bentuknya memang mirip bungkul bawang, berlapislapis. Paling sedikit ada lima lapisan dan terletak di sor-soran. Tuahnya dibidang rejeki , untuk pengembangan modal. Cocok untuk orang yang bekerja di Bank dan pengembangan modal. Tidak pemilih.

FOTO PAMOR UDAN MAS.
Pamor ini banyak dicari orang, terutama pedagang dan pengusaha. Bentuknya merupakan pusaran atau gelang-gelang berlapis, paling sedikit ada tiga lapisan. Letaknya ada yang beraturan dan ada yang berserakan. Pamor ini sering pula berkombinasi dengan Wos Wutah atau Tunggak Semi. Manfaatnya untuk mencari rejeki dan tidak pemilih.

FOTO PAMOR SISIK SEWU.
Seperti gambar sisik ikan, tetapi bila diperhatikan seperti pamor Udan Mas menggumpal menjadi satu, namun pamor ini kurang begitu dikenal, mungkin karena memang jarang. Selain untuk rejeki juga untuk meningkatkan wibawa. Cocok bagi pengusaha dengan banyak karyawan.

FOTO PAMOR PUTRI KINURUNG.
Bentuknya menyerupai gambaran danau dengan tiga atau lebih “pulau” ditengahnya. Letaknya ditengah sor-soran. Tuahnya untuk memudahkan mencari rejeki dan mencegah sifat boros. Bisa diterima dikalangan manapun. Tidak pemilih.

FOTO PAMOR GUMBOLO GENI.
Sering juga disebut “Gumbolo Agni” atau “Gumbolo Gromo”. Letaknya ditengah sor-soran dan gambarnya seperti “binatang Kala” dengan posisi ekor seperti menyengat. Tuahnya baik, wibawanya besar dan bisa untuk “singkir baya”, baik dimiliki oleh pimpinan sipil ataupun militer. Termasuk pamor pemilih.

FOTO PAMOR TANGKIS.
Panamaan dari pamor yang hanya terdapat pada satu sisi saja dan sisi lain tanpa pamor alias kelengan, kadang kalau pamor atau bentuk bilah berlainan kiri-kanan sering juga disebut pamor Tangkis. Namun ini harus diperhatikan juga apakah memang tidak ada pamornya ataukah sudah hilang karena terkikis atau aus. Kalau karena aus maka ini bukan pamor Tangkis. Tuahnya menolak wabah penyakit.

FOTO PAMOR PENGAWAK WAJA.
Ini istilah untuk keris TANPA pamor sama sekali. Pada keris muda, Pengawak Waja memang tidak diselipi bahan pamor, tetapi pada keris tua masih mengandung bahan pamor walau tidak kelihatan karena penempaan dibuat ratusan kali bahkan ribuan kali lipatan sehingga sudah menyatu dan luluh bilahnya. Hanya tampak seperti urat halus atau serat saja. Tuahnya susah dibaca, hanya mereka yang mengetahui ilmu esoteri saja yang bisa membaca.

FOTO PAMOR TRIMAN.
Ada yang menyebut Pamor TARIMO, mirip sekali dengan WOS WUTAH, tetapi agak rapat dan pamor ini tiba tiba berhenti ditengah bilah, kadang hanya ada di sor-soran saja. Pamor ini sesuai untuk yang berusia lanjut, pensiunan dan tidak lagi memikirkan soal duniawi. Baik
juga dipunyai oleh yang bersifat brangasan, suka marah tetapi kurang baik dipunyai oleh mereka yang masih aktif bekerja.

FOTO PAMOR ANDHA AGUNG.
Mirip pamor Rojo Abolo Rojo tetapi ukurannya relatif lebih kecil. Terletak ditengah bilah biasanya dikelilingi pamor Wos Wutah dan panjang hanya sepertiga atau setengah bilah. Tuahnya menyangkut kederajatan dan kewibawaan. Tergolong pamor tidak pemilih.

FOTO PAMOR KUL BUNTET.
Mirip pamor Batu Lapak, bedanya pusarannya hanya satu dan alurnya melingkar dan secara keseluruhan lebih bulat dibandingkan pamor Batu Lapak. Tuahnya hampir sama dengan Batu Lapak tetapi Kul Buntet punya nilai rejeki. Selain menghidarkan bahaya juga menghalangi usaha penipuan. Umumnya pamor ini baik untuk semua orang.

FOTO PAMOR KUTO MESIR.
Ada yang menyebut “Kutu Mesir” atau “Kutu Masir”. Bentuknya terdiri dari tumpukan gelang gelang tidak begitu bulat tetapi cenderung agak persegi. Letaknya dibagian sor-soran dan tuahnya hampir sama dengan Kul Buntet tetapi fungsi rejeki nya lebih kuat. Biasanya dicari
pedagang, pengusaha dan pejabat tinggi. Pamor ini sering dikombinasi dengan pamor lain seperti Wos Wutah dan Tunggak Semi.

FOTO PAMOR DAN RIRIS.
Ada yang menyebut Udan Riris, ada yang penuh dari sorsoran sampai ujung bilah, ada yang “mengisi” sebagian bilah saja. Walau bentuknya tidak seindah pamor Nogorangsang namun umumnya tuahnya lebih kuat. Selain kewibawaan dan kepemimpinan ada fungsi untuk menolak guna-guna. Pamor ini pemilih.

FOTO PAMOR REGED BANYU.
Pamor ini ada yang menghias seluruh bilah, ada yang sebagian saja, tidak dari sor-soran keujung bilah. Tuahnya untuk melindungi si pemilik dari musibah mendadak. Bahasa Jawanya “Singkir Baya” atau “Tulak Bilahi”. Pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR ROJO SULEMAN.
Ada yang menyebut pamor Nabi Sulaiman. Banyak pula yang mengatakan ini adalah rajanya pamor. Letaknya ditengah sor-soran. Tuahnya memang merupakan kumpulan dari hal-hal yang baik, positip. Menghindari bahaya dan mencari jalan rejeki, wibawanya kuat, disayang dan disegani orang disekilingnya. Namun pamor ini punya sifat “memilih”.

FOTO PAMOR BATU LAPAK.
Bentuknya menyerupai pusaran yang melingkar-lingkar, biasanya lebih dari lima. Letaknya di sor-soran tengah. Tuahnya “Singkir Baya”. Baik untuk anggota Militer ataupun orang biasa. Berkhasiat bagi yang mempelajari kekebalan, bela diri. Pamor tidak memilih.

FOTO PAMOR SIRAT.
Kadang disebut “Teja Bungkus” atau “Bima Bungkus”, baik dipegang oleh mereka yang punya posisi pimpinan karena factor wibawa, kepemimpinan dan disayang anak buah.

FOTO PAMOR TUNGGUL WULUNG.
Yang baik kalau pamor Tunggul Wulung ini merupakan pamor tiban. Bentuknya mirip gambar anak yang sangat sederhana, hanya kepala, tangan dan kaki dan menempati daerah blumbangan. Tuahnya menolak berbagai macam penyakit dan tidak memilih tetapi pemiliknya harus berperi-laku baik, tak boleh menyeleweng. Tergolong pamor langka.

FOTO PAMOR LINTANG KEMUKUS.
Disebut juga “Kukus Tunggal”, bentuknya seperti Sodo Saler, hanya dibagian sor-soran pamor ini menggumpal. Gumpalan ini boleh berupa Benang Setukel atau Tunggak Semi atau Wos Wutah atau juga Bawang Sebungkul. Selain dipercaya membawa rejeki juga untuk ketenaran dan menambah wibawa. Tidak pemilih.

FOTO PAMOR PANCURAN MAS.
Banyak dicari pedagang dan pengusaha karena dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya, lagipula tidak pemilih. Bentuknya mirip Sada Saler tetapi dibagian ganjanya tepat diujung Sada Saler pamornya seperti bercabang dua.

FOTO PAMOR SADA SALER.
Arti harfiahnya Lidi Sebatang, bentuknya sesuai dengan namanya. Berupa garis lurus membujur sepanjang bilah. Tuahnya ada yang untuk menambah kewibawaan, ketenaran (populeritas) atau keteguhan iman dan pamor ini cocok untuk semua orang.

FOTO PAMOR WENGKON.
Ada yang menamakan pamor Tepen. Bentuknya mirip bingkai (wengkon artinya bingkai). Tuahnya untuk perlindungan, ada yang untuk menghindari dari godaan, ada yang memperbesar rasa hemat dan ada yang untuk menghindari dari guna-guna.

FOTO PAMOR KUDHUNG.
Pamor ini selalu terletak diujung bilah dan tuahnya seperti namanya untuk melindungi pemiliknya dari serangan guna-guna dan perlindungan dalam situasi darurat. Pamor ini sering digunakan untuk “penunggu rumah”.

FOTO PAMOR SATRIYA PINAYUNGAN.
Ada dua macam pamor Satriya Pinayungan. Yang pertama pamor pada bagian sor-soran, apa saja bentuknya, bisa Wos Wutah, lalu diatas pamor itu (dekat ujung bilah) terdapat pamor Kudhung. Yang kedua, motif pada sor-soran menyerupai Udan Mas tapi bentuknya teratur. Tiga bulatan mendatar diteruskan beberapa bulatan keatas. Tuahnya sama, membi perlindungan bagi pemiliknya dari perbuatan sirik orang lain. Walau keduanya tidak pemilih tetapi pamor yang pertama lebih cocok untuk mereka yang bekerja di pemerintahan sedangkan yang kedua untuk wiraswasta. Untuk yang pertama dianut oleh penggemar keris dari Solo ketimur, sedang kedua oleh penggemar dari Yogya ke barat, mana yang benar tetapi pendapat keduanya diterima oleh sebagian besar penggemar keris.

FOTO PAMOR BADAELA.
Pamor ini tuahnya buruk, ada yang menyebut pamor Bebala. Sebaiknya dilarung saja sebab pemiliknya akan kena pindah, dicurigai serta menerima akibat buruk pekerjaan orang lain

FOTO PAMOR SEGARA WEDHI.
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia, Gurun Pasir. Namun sifat tuahnya bukan berarti “kering kerontang” atau “gersang” melainkan justru baik. Menurut banyak orang tuahnya mudah mendapatkan rejeki. Mirip Udan Mas tetapi bulatannya lebih kecil dan lebih banyak serta tersebar diseluruh permukaan bilah. Pamor ini tergolong tidak pemilih.

FOTO PAMOR UNTU WALANG.
Arti harafiahnya “Gigi Belalang”, tuahnya menambah kewibawaan seseorang. Dituruti kata katanya dan pamor ini tergolong pemilih, hanya orang yang punya kedudukan cukup tinggi bisa cocok. Untuk guru dan pendidik biasanya juga cocok.

FOTO PAMOR TUNDUNG.
Tergolong pamor yang buruk tuahnya. Sipemilik akan sering pindah rumah atau diusir oleh sesuatu sebab. Rumahtangga tidak tentram dan dijauhi rejeki. Sebaiknya dibuang saja.

FOTO PAMOR ENDAS BAYA.
Tuahnya buruk, sipemilik sering dapat musibah karena tingkah lakunya sendiri. Sebaiknya dibuang saja karena siapapun pemakainya akan selalu sial.

FOTO PAMOR DHADHUNG MUNTIR.
Mirip Sada Saler tetapi “garis” ditengah bilah mempunyai motif seperti pilinan tambang atau dhadhung. Tuahnya sama dengan Sada Saler, menyangkut kewibawaan, keteguhan hati. Pamor ini banyak terdapat pada keris buatan Madura dan tergolong pamor pemilih.

FOTO PAMOR RAHTAMA.
Terletak dibagian sor-soran merupakan pamor tiban diantara pamor dominan seperti Wos Wutah dan Ngulit Semangka. Baik sekali jika diberikan pada suami-istri yang baru menikah dengan harapan agar memperoleh anak yang soleh dan berbudi luhur.

FOTO PAMOR PUSAR BUMI.
Disebut juga Puser Bumi. Bentuknya mirip Udan Mas tetapi dengan skala yang jauh lebih besar, minimal sebesar koin limapuluh rupiah dan kadang sampai 8 cm, terutama pada bilah tombak. Pamor ini tergolong pamor miring, merupakan lingaran yang berlapis dan bukan
melingkar seperti obat nyamuk, tuahnya baik tetapi pemilih dan tidak semua orang “kuat” memilikinya. Umumnya dipercaya sebagai pamor yang baik untuk menjaga rumah.

FOTO PAMOR LINTAS MAS.
Letaknya dibagian tengah sor-roran, paling sedikit jumlah pusaran-pusarannya ada lima buah. Baik untuk berdagang terutama perhiasan. Pamor ini pemilih dan tuahnya hanya bisa dirasakan oleh yang cocok saja.

FOTO PAMOR SODO SALER.
Bentuknya merupakan garis lurus dari sor-soran keujung bilah. Tuahnya untuk kewibawaan dan keprajuritan serta meneguhkan dalam mencapai cita-cita, baik untuk militer atau yang berambisi mencapai sesuatu cita-cita. Tergolong pemilih.

FOTO PAMOR NUR.
Letaknya ditengah sor-soran, mirip huruf S. tuahnya baik terutama untuk guru, pemimpin atau orang yang dituakan serta wibawanya besar, punya sifat pelindung dan tempat bertanya orang lain. Sifatnya pemilih, untuk yang masih “muda” umumnya kurang kuat.

FOTO PAMOR SEKAR SUSUN.
Hampir seperti Melati Rinonce tetapi ukuran bunganya lebih besar. Bentuk bunga seperti bulatan pada pamor Bendo Segodo. Memudahkan dalam mencari rejeki dan tidak pemilih. Hanya ditemukan pada keris keris yang relatif muda.

FOTO PAMOR SEKAR TEBU.
Hampir seperti Blarak Ngirid atau Sinered, tetapi ujungnya tidak sampai kebilah keris, malainkan agak mengumpul ditengah saja dan guratannya lebih halus. Tidak pemilih dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan.

FOTO PAMOR KLABANG SAYUTO.
Seperti paduan pamor Blarak Ngirid dan Naga Rangsang. Sepintas seperti seekor klabang dengan kaki seribunya. Dipercaya bisa menambah kewibawaan dan kekuasaan. Pamor ini tergolong pemilih dan hanya cocok bagi yang memegang posisi pimpinan.

FOTO PAMOR MANGGAR.
Mirip untaian Bunga Kelapa. Merupakan kumpulan dari bentuk pamor macam pamor Wiji Timun tetapi letaknya sering menyudut, bersusun dari sor-soran keujung bilah. Memudahkan mencari rejeki dan menonjol dalam lingkungan pergaulan. Tidak pemilih.

FOTO PAMOR JALA TUNDA.
Tergolong pamor pemilih. Tuahnya untuk ketenaran, untuk menonjol dalam lingkungandan tergolong pamor langka walau dari teknik pembuatan tidak terlampau sukar. Sepintas mirip pamor Wengkon tetapi lebar dan pada bagian dalam ada lekuk-lekuk yang terkadang simetris berhadapan tetapi pada bagian lain sering tidak simetris. Pamor Jala Tunda yang bagus, garis-garis yang menjadi wengkon biasanya halus dan rangkap banyak sekali.

FOTO PAMOR SUMUR BANDUNG.
Merupakan bulatan hitam besi tanpa pamor sebesar uang logam lima puluh sen-an atau lebih kecil sedikit letaknya ditengah bilah, diantara pamor – biasanya Wos Wutah nggajih atau Pendaringan Kebak nggajih. Banyak terdapat pada keris buatan Madura. Tergolong pamor pemilih dan paling cocok buat keprajuritan, militer atau yang belajar ilmu kekebalan.

FOTO PAMOR BUNTEL MAYIT.
Nama yang menyeramkan, artinya “pembungkus mayat”. Tergolong pamor sangat pemilih. Kalau cocok akan cepat menanjak kariernya atau kekayaannya tetapi kalau tidak cocok bisa mendapatkan malapetaka. Karena itu bila menginginkan pamor ini sebaiknya ditanyakan dulu pada mereka yang tahu agar bisa dilihat cocok atau tidaknya.

FOTO PAMOR JAROT ASEM.
Ini termasuk pamor langka walau tampaknya sangat sederhana tetapi pembuatannya sangat sulit. Sepintas seperti jalinan serabut kasar, saling menyilang arahnya tetapi tidak ada kesan tumpang tindih. Pamor ini dipercaya memberikan pengarus baik pada pemiliknya, menjadi teguh hatinya dan besar tekatnya. Amat cocok bagi yang punya cita cita besar baik dalam pendidikan ataupun dalam pekerjaan.

FOTO PAMOR KENDHIT GUMANTUNG.
Ini termasuk pamor tiba. Letaknya dibagian sor-soran dan biasanya bercampur pamor yang lebih dominan seperti Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Baik untuk setiap orang. Dipercaya dapat menolak segala macam penyakit menular, jadi seperti anti wabah. Tetapi pemiliknya harus menjaga tingkah lakunya dan jangan sampai menyeleweng dari jalan yang lurus.

FOTO PAMOR KUPU TARUNG.
Sepintas seperti gambar kupu-kupu sedang berlaga. Namun esoterinya tidak ada sangkut paut dengan bidang laga, bahkan baik untuk pergaulan. Pamor ini tidak pemilih dan terletak sepanjang bilah dari sor-soran hingga ujung bilah.

FOTO PAMOR MRUTU SEWU.
Mirip Udan Mas dan Sisik Sewu. Pamornya berupa bulatan besar dan kecil, rapat satu sama lainnya dan disela pamor yang berbentuk pusaran-pusaran itu ada semacam titiktitik pamor kecil. Pamor ini memudahkan mencari rejaki juga dipercaya orang memudahkan anak gadis atau janda dalam mencari jodoh dan pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR RATU PINAYUNGAN.
Tergolong pamor tiban yang letaknya di sor-soran dan biasanya bercampur pamor dominan lainnya. Pengaruhnya baik pada pemiliknya, melindungi marabahaya, berwibawa dan punya pengaruh luas. Baik bagi seorang pimpinan tetapi tergolong keris pemilih.

FOTO PAMOR LAWE SETUKEL.
Biasa disebut “benang setukel” atau “saukel”. Sepintas memang mirip benang yang diurai dari gulungannya. Keris ini cocok untuk polisi, militer atau pekerja lapangan. Banyak yang menganggap keris ini bisa menolak gunaguna dan keris ini tergolong pemilih.

FOTO PAMOR YOGAPATI.
Hati-hatilah bila berjumpa dengan keris ini. Pamor ini punya pengaruh buruk sekali, terutama buat yang bekeluarga. Sering anak-anak sang pemilik sakit-sakitan atau bahkan meninggal. Sebaiknya dilarung saja.

FOTO PAMOR KINASIHAN.
Ini pamor baik dan tidak pemilih, tuahnya disayang dan dihormati orang sekeliling. Factor rejeki juga baik, bisa lumintu (selalu ada saja)

FOTO PAMOR KALACAKRA.
Tergolong pamor langka. Untuk penguasaan wilayah, kekuasaan dan kewibawaan serta kepemimpinan. Baik dipakai oleh pemimpin masyarakat. Ada faktor penolak bala dan guna-guna.

FOTO PAMOR BUNGKUS.
Bentuknya sederhana, Cuma gambaran seperti tonjolan berlekuk-lekukbagai kepompong ulat dan letaknya di sorsoran. Tuahnya memudahkan mencari rejeki, hemat serta merupakan pamor yang tidak pemilih. Paling cocok untuk pedagang atau pengusaha.

FOTO PAMOR SLAMET.
Bentuknya mirip bayi berjambul sedang tidur. Letaknya di sor-soran dan juga terdapat pada tombak atau pedang. Tuahnya adalah untuk keselamatan dan tergolong “singkir baya”, termasuk berguna untuk menolak guna-guna. Kelebihan dibanding pamor lain, pamor Slamet ini juga mencegah fitnah serta omongan negatif. Tidak pemilih dan cocok untuk semua orang.

FOTO PAMOR MAKRIB.
Kadang disebut pamor Makarib. Tuahnya baik sekali, menyangkut kepemimpinan, rejeki dan keselamatan dalam perjalanan dan pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR TELAGA MEMBLENG.
Bentuknya menyerupai gelang-gelang yang tidak begitu bulat dan paling sedikit ada tiga gelang-gelang. Letaknya pada bagian pejetan (blumbangan) dibelakang gandhik. Tuahnya untuk penumpukan harta dan rejeki, yang sudah kita terima sukar keluar lagi kecuali untuk hal yang bermanfaat. Baik buat orang yang pemboros agar bisa lebih hemat dan pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR PANGURIPAN.
Disebut juga pamor Ngurip-urip, mirip pamor Tamsul Kinurung tetapi bentuk utamanya bukan jajaran genjang melainkan lingkaran-lingkaran yang pada satu sisinya seperti meleleh. Letaknya ditengah sor-soran, tuahnya seperti namanya untuk memudahkan mencari sandangpangan, rejeki. Pamor ini istimewa dan kadang bisa digunakan untuk mengusir mahluk halus. Perbawanya dijauhi binatang buas. Termasuk pamor tidak pemilih.

FOTO PAMOR DIKILING.
Ada yang menyebut pamor Dingkiling atau Cengkiling, tuahnya buruk bagi yang sudah berumah tangga. Sering ruwet, cekcok dan tidak tentram bahkan bisa jadi rumahtangganya akan bubar.

FOTO PAMOR GANGGENG KANYUT.
Tuahnya seperti Sekar Lampes, tetapi yang menonjol justru kewibawaannya, tergolong juga pamor pemilih.

FOTO PAMOR UNTHUK BANYU.
Mirip dengan air berbuih, tuahnya untuk rejeki dan pergaulan serta mengurangi sifat boros. Tergolong tidak pemilh.

FOTO PAMOR WENGKON.
Ada yang menyebut pamot Tepen, ada yang menyebut Lis-lisan. Bentuknya merupakan alur pamor yang merata sepanjang pinggiran bilah keris. Tuahnya macam-macam, ada yang bersifat perlindungan bagi pemiliknya agar terhindar dari bahaya. Ad yang memberikan perlindungan terhadap godaan batin, ada pula yang menambah rasa hemat. Pamor ini tidak pemilih.

FOTO PAMOR TEJO KINURUNG.
Seperti perpaduan pamor Sada Saler dan Wengkon, tuahnya cenderung seperti Sada Saler yaitu berkaitan dengan kepemimpinan dan derajat. Tergolong pemilih.

FOTO PAMOR WIJI SEMEN.
Tergolong pamor rekan dan juga pemilih. Tuahnya melindungi dari guna-guna atau mahluk halus. Tergolong pamor miring yang menempati bagian bilah dari sor-soran sampai keujung bilah.

FOTO PAMOR TUMPUK.
Terletak dibagian sor-soran, bentuknya menyerupai garis melintang antara tiga sampai lima lapis, manfaatnya seperti Udan Mas, memudahkan “menumpuk” rejeki. Pada umumnya kerisnya lurus dengan dapur kalau tidak Tilam Upih atau Brojol.

FOTO PAMOR ROJOGUNDOLO (A).
Sebagian orang menyebut Gundolorojo. Umumnya terletak ditengah sor-soran, namun adakalanya terletak agak ketengah bilah keris. Bentuknya mirip gambar mahluk yang menakutkan, kadang seperti perempuan kadang seperti laki-laki atau juga hewan. Rojogundolo yang bertuah biasanya yang dari pamor tiban dan bukan rekan.

FOTO PAMOR ROJOGUNDOLO (B).
Umumnya bersifat perlindungan terhadap pemiliknya, bisa digunakan menolak guna-guna, memindahkan mahluk halus, membersihkan rumah “angker” bahkan jika kerisnya istimewa bisa digunakan menyembuhkan orang yang kesurupan. Tergolong pamor tidak pemilih dan bisa juga terdapat di tombak atau pedang.

 

FOTO PAMOR ULER LULUT

Pamor Uler Lulut bentuk gambaran pamor Uler Lulut agak mirip dengan Pamor Bendo Segodo. Bedanya, pada Pamor Uler Lulut ukuran bulatan-bulatannya lebih kecil, namun lebih rapat satu sama lainnya, sehingga menyatu. Ditinjau dari tehnik pembuatannya, pamor ini tergolong pamor mlumah dan termasuk pamor rekan. Kata “uler lulut” dalam Bahasa Indonesia artinya ular jinak. Tuah dan angsar pamor uler lulut, bagi sebagian pencinta keris, adalah untuk membantu memudahkan datangannya rezeki bagi pemliknya. Selain itu sang pemilik akan lebih luwes dalam pergaulan, sehingga banyak kawannya. Dalam bidang pekerjaan ia akan disayang dan dipercaya atasannya. Pamor ini tergolong tidak pemilih siapa saja akan cocok memilikinya.

 

Masih banyak lagi pamor yang belum terdata disini, pamor buatanpun sering tidak terdata dengan baik dan kadang penamaan pamor juga hanya berdasarkan gambar yang terjadi belum ada padanannya atau juga karena timbul kreasi baru dari sipemesan keris kepada sang empu agar dibuatkan pamor seperti rancangannya. Semua masukan mengenai pamor yang baik tercantum didalam tulisan ini ataupun belum tercantum sangat diharapkan untuk melengkapi data dan kekayaan informasi pamor agar informasi itu tidak hilang begitu saja..


Dasar Memililih dan Menilai Keris Pusaka

Dasar Memilih dan Menilai Keris Pusaka



DASAR MEMILIH DAN MENILAI KERIS PUSAKA

Keris Indonesia merupakan karya agung warisan kerajaan masa silam, Tanggal 25 November 2005 Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa "UNESCO" telah mengukuhkan keris Indonesia sebagai karya agung warisan budaya milik seluruh bangsa di dunia.
Keris merupakan karya seni warisan budaya bangsa yang mengandung nilai pesan keluhuran dan budi pekerti, karena itu Pemerintah telah memasukan Keris dalam Kurikulum pelajaran formal sebagai Ilmu Seni Budaya.

Dasar Wajib Memilih dan Menilai Keris

Dapur adalah Bentuk atau Nama pada sebilah Keris, Semua Keris mempunyai Dapur. Seperti Keris Dapur Nogo Sosro, Sabuk Inten, Sengkelat, dll. yang semuanya mempunyai ciri khusus, misalnya Keris Sengkelat adalah Keris Luk 13 dengan Sogokan, Kembang Kacang, Jalen dan Lambe Gajah.

Pamor adalah Motif, Lukisan, Gambar berwarna putih pada sebilah keris, ada banyak jenis pamor diantaranya Pamor Wos Wutah, Udan Mas, Kulit Semongko, Junjung Derajat, Sodo Sakler, Mrutu Sewu, dll.

Tangguh adalah perkiraan masa pembuatan atau asal mula keris itu dari kerajaan mana, Seperti Keris Tangguh Majapahit, Singosari, Pajajaran, Mataram, dll. Semuanya mempunyai ciri khas tersendiri, misalnya Tangguh Majapahit berarti keris yang dibuat jaman Kerajaan Majapahit sekitar Abad 12 - 15 dengan ciri khas pasikutan wingit, potongan bilah agak kecil ramping, ganja sebit rontal kecil luwes, sirah cecak pendek meruncing, odo-odo tajam, kesan besi hitam kebiru-biruan, padat, besi terkesan berat. Sedang Keris Tangguh Kamardikan adalah Keris yang dibuat Era Kemerdekaan hingga saat ini, dengan demikian ilmu Tangguh dibagi dua yaitu Keris Tangguh Kuno dan Keris Tangguh Kamardikan.

Tuah Yoni Keris Pusaka adalah khasiat secara spiritual sesuai harapan dan tujuan sang empu melalui ritual saat pembuatan. Tuah ada yang pamilih atau tidak pamilih, artinya Pamilih tidak semua orang cocok sedang Tidak Pamilih semua orang cocok. Contohnya Keris Dapur Tilam Upih Pamor Udan Mas, Tuahnya sangat baik bagi pedagang dan pebisnis untuk melancarkan usaha serta memudahkan jalan rejeki dan tidak pamilih.

Hati-hati!! Masih banyak orang yang menamai Dapur, Pamor dan Tangguh secara asal-asalan. Dapur, Pamor dan Tangguh tidak boleh sembarangan, semua harus sesuai pakem/ketetapan/ciri khas kerajaan kuno, sekarang ini sudah banyak Buku Pedoman Keris yang dikeluarkan Resmi oleh Dunia Perkerisan.

Mahal dan Tidaknya Mahar Keris Kuno ditinjau dari Dapur, Pamor, Tangguh, dan Keutuhan bilah. Sedang untuk Keris Kamardikan ditinjau dari Dapur, Pamor, Kwalitas Garap dan Bahan.

Batu Mustika


Batu Mustika

Batu Mustika Bertuah merupakan benda yang sakral cara membelinya tidaklah sama dengan membeli rokok, karena dalam sejarah kuno ada kalimat “Pusoko Le Tuku Isine Ora Bakal Sekti, Nek Le Ngelakoni Dewe Utowo Le Menehi Gurumu Kui Seng Isine Pancen Sekti” artinya kalau Isi Bertuah Pusaka itu didapat dari membeli tidak akan sakti tetapi kalau hasil ritual sendiri atau pemberian sang guru itulah yang benar-benar sakti.

Banyak orang mempunyai Batu Mustika Bertuah tapi sama sekali tidak merasakan manfaatnya, kemungkinan besar itu terjadi karena awalnya dengan niat membeli. Kalau sudah mempunyai Mustika yang diperoleh dengan Niat membeli dan mustika itu isi bertuahnya tidak terasa, maka batu mustika hanya akan menjadi barang antik untuk koleksi saja, karena sesuai pesan kuno isi bertuah tidak akan sakti kalau dengan niat membeli.

Banyak penjual Batu Mustika yang menjual Isi Tuah walaupun mereka tahu kalau tuah dijual tidak akan berfungsi baik untuk pemiliknya, memang kalau menjual batu mustika barang fisiknya saja dan khasiat tuah tidak ikut dalam harga maka batu tersebut harganya relatif murah. Demi keuntungan yang tinggi membuat banyak penjual batu mustika secara terbuka menjual tuah, semakin banyak isi bertuahnya akan semakin mahal harganya hehe...

Tapi tidak untuk Dunia Pusaka karena kami sadar akan pesan kitab kuno dan kami memahami bahwa Khasiat Bertuah merupakan Anugerah Yang Maha Kuasa, tidaklah pantas untuk diperjual belikan agar bermanfaat bagi pemiliknya. Harga yang kami tampilkan hanya untuk mahar pengganti benda fisiknya sedang khasiat bertuah kami ikhlas berikan untuk anda, Itu sebabnya Batu Mustika Dunia Pusaka maharnya sangat terjangkau karena Khasiat kami Ikhlaskan untuk anda.
Dengan tidak berniat menjual Isi Bertuahnya dan anda memberikan mahar sebagai pengganti barang fisiknya, Insyaallah khasiat bertuah akan terasa manfaatnya untuk segala macam hajat anda.

Khasiat Batu Permata Rose Quartz


Khasiat Batu Permata Rose Quartz

Khasiat Batu Permata Rose Quartz

Rose Quartz

Variasi Warna : Merah muda, merah mawar, lila

Kadar Transparasi : Transparant, translucant

Kilap Polis : Kilap-kaca.

Index Bias : 1,544 - 1,553

Kadar Keras : 7. Berat Jenis :  2,65.

Formula Kimia : (SiO2) Sistem Kristal : Heksagonal

Wilayah Penghasil :  Brazil, Rusia, Malagasi, dll.

Aura Batu : Menciptakan suasana indah nyaman, damai, merangsang gairah cinta dan kesuburan.

Relefansi profesi : Praktisi bidang kesehatan, kecantikan, kosmetika, busana, jasa

 

Tak banyak batu permata yang diberi nama sesuai warnanya, salah satu yang paling terkenal dan paling disukai adalah kuarsa mawar(rose quartz). Dia memang memiliki warna yang khas, :merah muda, pink atau lila yang berkesan lembut enak dipandang. Sayangnya kuarsa mawar jarang yang  transparan. Kebanyakan agak berkabut karena adanya kandungan serat rutile didalam tubuhnya. Walau hal ini kadang justru bisa memunculkan efek star yang membuat tamilannya bisa lebih cantik, hingga banyak diminati sebagai pelangkap koleksi. Demikian artikel Khasiat Batu Permata Rose Quartz.

Khasiat Batu Zamrud Asli

Khasiat Batu Zamrud Asli

Khasiat Batu Zamrud Asli. Letak geografis Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa menjadikan Indonesia ini menjadi salah satu negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Berbagai macam kandungan alam yang dipunyai di berbagai macam tempat, mulai dari Aceh hingga Papua. Setiap daerah mempunyai barang tambang sendiri-sendiri, Aceh terkenal dengan hasil gas bumi atau disebut juga LNG. Di Papua, kandungan emasnya yang terbaik di dunia, terkandung juga tembaga, dan uranium.

Bukan hanya itu, di wilayah Indonesia juga memiliki kandungan emas, mutiara, perak, dan batu permata (ruby, zamrud, dan berlian). Salah satu batu permata yang populer juga di tingkat internasional serta banyak diminati adalah batu zamrud atau disebut juga dengan istilah emerald. Keindahan bentuk serta warnanya banyak menghipnotis kalangan masyarakat dunia.

Berbagai Khasiat Batu Zamrud
Batu zamrud juga memiliki manfaat tersendiri. Khasiat batu zamrud sudah banyak dirasakan oleh orang banyak.
Batu zamrud merupakan salah satu batu tertua dan dijadikan sebagai perhiasan. Kepopulerannya dapat mengalahkan batu permata lainnya. Batu zamrud ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno. Negara-negara penghasil zamrud berkualitas tinggi di antaranya yaitu Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia, dan Brasil. Warna dari batu zamrud adalah berwarna hijau sampai hijau tua.

Batu zamrud atau emerald termasuk mineral silikat beryllium dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Berdasarkan sejarah, kaum Mesir (dalam bahasa Inggris disebut Egypt) telah menambang batu zamrud sejak 3500 SM. Pada masa itu, memang telah banyak dilakukan penambangan batu zamrud terbesar, memang berada di Mesir sampai dengan abad ke 16.

Namun penjelajah dari negeri matador akhirnya telah menemukan pertambangan yang terbengkalai di daerah Kolombia (Amerika Selatan) dan hingga saat ini Kolombia masih menjadi sebagai negara penghasil emerald terbaik di dunia.

Orang-orang pada zaman dahulu juga sering menghubung-hubungkan batu zamrud ini dengan dewi cinta atau Venus dikarenakan warna hijau yang begitu indah diartikan akan memberikan tentang getar-getar cinta, harmoni, dan kebahagiaan dalam hidup.

Batu zamrud ini juga dijadikan sebagai simbol sebuah harapan. Batu zamrud dipercaya dapat membantu menyembuhkan suatu hubungan yang lagi ada permasalahan serta digunakan juga untuk kesehatan seseorang. Masyarakat India menganggap bahwa batu zamrud ini dapat membawa peruntungan nasib yang baik dan dapat mendatangkan kekayaan.

Adapun suku Aztec dan Inca yang berada di Amerika Selatan menganggap bahwa batu zamrud ini sebagai batu suci yang dipergunakan untuk berbagai acara ritual khususnya.    

Khasiat Zamrud kalimantan
Khasiat batu zamrud yang berasal dari Kalimantan dipercaya memiliki khasiat
pengasihan tingkat tinggi. Contohnya untuk harapan dapat memberikan faktor kesuksesan dalam hidup yang disertai dengan keteraturan dalam menjalani hidup, menjernihkan sesuatu yang membuat bingung sehingga dapat memecahkan masalah yang belum terselesaikan. Dapat juga menumbuhkan sifat spiritual, memberikan kedinamisan, dan mengarah kepada kejujuran.

Untuk kesehatan, dapat menyeimbangkan hormon dan mengharmonisasikan fungsi-fungsi dari kelenjar pituitary dan thyroid, untuk penyakit jantung. Kemampuan melihat jarak jauh ataupun jarak dekat mata serta memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Karena Keunikannya, di dalam batu tersebut terbentuk benang-benang asap.

Batu zamrud atau emerald adalah lambang batu mulia (birth stone) bagi mereka yang terlahir pada bulan Mei dan batu zamrud tersebut bisa juga untuk peringatan wedding anniversary yang ke-20 dan ke-35.

Perawatan Batu Zamrud
Untuk menjaga batu zamrud ini agar tetap terjaga baik, perawatannya tidaklah sulit dan tidak menghabiskan biaya banyak. Untuk membersihkannya, ada baiknya digunakan air sabun dan sikatlah dengan halus dan lembut , lebih tepatnya dengan menggunakan sikat gigi karena bulu sikatnya bersifat lembut.

Meskipun telah dibersihkan dengan air sabun, energi yang diperoleh dari alam dan yang sudah terkandung di dalam batu zamrud tersebut Insya Allah masih tetap terjaga dan tidak hilang. Hal ini karena energi alam pastinya sudah dikunci dan disimpan oleh batu zamrud tersebut.

Agar batu zamrud bisa memberikan energi positif pada diri kita sehingga aura dalam diri bisa terpancar, maka hal yang dapat kita lakukan agar selalu dekat dengan emerald tersebut, kita bisa menyimpan batu zamrud atau emerald tersebut di dalam tas, bisa juga di dompet atau dalam saku baju.

Akan tetapi untuk mendapatkan kemudahan dalam pemakaiannya, kita bisa menjadikan batu zamrud tersebut sebagai perhiasan yang dapat kita pakai sehari-hari. Bisa kita gunakan untuk liontin, anting-anting, cincin buat wanita maupun laki-laki tergantung dari bentuk cincinya, kalung, dan gelang. Dengan begitu, ke mana pun pergi, kita bisa memakainya setiap hari merasa dekat selalu, tanpa merasa kehilangan energi positif yang dipancarkan oleh emerald tersebut.

Namun batu zamrud ini memiliki sifat yang mudah rapuh atau pecah. Hal ini memiliki perbedaan yang sukup jelas dengan batu mulia lainnya, seperti safir dan ruby yang memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan batu zamrud.

Kelebihan Lain dari Batu Zamrud
Kelebihan lainnya, sifat batu zamrud tahan dengan panas dan warna dari batu ini juga tidak mudah untuk berubah. Karena sifatnya yang rentan pecah atau rapuh menjadikan harga batu zamrud yang sudah telah dipotong lalu dibentuk dengan bentuk yang indah, menjadikan harga batu zamrud yang berbetuk cutting ini sedikit lebih tinggi dibandingkan harga batu zamrud yang berbentuk biasa tanpa melalui proses cutting.

Proses cutting inilah yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian pengrajinnya agar tidak membuat batu zamrud itu rusak atau pecah akibat proses cutting yang sedang dilakukan. Harus diperhatikan juga apabila hendak membeli batu zamrud, Anda harus berhati-hati karena di pasaran banyak beredar batu zamrud palsu. Batu zamrud palsu tersebut diberi nama sendiri-sendiri seperti Kimberly Emerald, Chatham Emerald, Biron Emerald, dan lain-lain.

Jika dilihat secara sekilas, kecantikan warna hijau dari batu zamrud hampir mirip dengan batu giok dan batu bacan yang berasal dari pulau Bacan (Indonesia Timur). Kedua batu tersebut mempunyai warna dasar yang sama dengan batu zamrud. Namun jika diteliti secara mendalam bagian dalam batu zamrud tersebut, terdapat serat dengan pancaran dari warnanya. Itulah yang membuat batu zamrud lebih indah dari batu giok dan batu bacan.

Banyak para pebisnis biasanya memakai batu emerald ini, karena mereka memiliki keyakinan bahwa batu yang dipakainya akan memberikan energi positif yaitu membawa keberuntungan untuk bisnis mereka.

Apa pun khasiat batu zamrud yang diberikan atau dihasilkan dalam pemakaiannya, kita kembalikan lagi kepada Yang Maha Kuasa. Karena yang memberikan kelancaran rezeki, kesehatan, keberuntungan dalam hidup, keberhasilan dalam berbisnis, atau kebahagiaan cinta kita dengan pasangan hidup tidaklah selalu diatur atau bergantung dengan pemakaian batu zamrud tersebut atau batu-batu mulia lainnya.

Kepercayaan atau sugesti tentang hal itu datangnya dari kepercayaan orang-orang pada masa lampau, yang biasanya sesuatu hal dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, seperti kepercayaan orang-orang pada Mesir Kuno. Kita sebagai orang yang beriman dan memiliki Allah SWT, haruslah melakukan yang terbaik di jalan-Nya yang benar dan tidak melanggar dari ajaran agama yang kita miliki.

Pemakaian batu-batu mulia tersebut bisa kita jadikan hanya sebagai tambahan pada tubuh. Pemakaian batu zamrud atau batu-batu mulia lainnya hanya sebagai perhiasan di tubuh kita untuk menambah kecantikan ataupun kewibawaan kita, tanpa menduakan Yang Maha Kuasa.

Cara Test Khasiat Batu Mustika Mani Gajah Asli


Cara Tes Khasiat Batu Mustika Mani Gajah Asli


Cara Tes Khasiat Batu Mustika Mani Gajah Asli. Maha Besar Allah SWT telah memberikan anugerah keindahan dan kekayaan alam yang tak terhingga, diantaranya Batu Mustika Mani Gajahyang merupakan bagian dari Batu Mustika Bertuah. Perlu dipahami bahwa setiap Mustika Bertuah Sakti mempunyai golongan dan setiap golongan masih terdapat macam-macam jenis batu yang banyak jumlahnya. Batu Mustika Mani Gajah Golongan Batu Akik atau Agate dan Jenis Batu Fosil yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun. Dalam sebuah cerita para pecinta BatuMustika Mani Gajah Asli sejatinya adalah Batu Fosil Jaman Purba yang terpendam ratusan bahkan ribuan tahun. Ada yang menganggap Batu Mustika Mani Gajah berasal dari Sperma / Mani Hewan Gajah Purba yang membeku menjadi batu, namun ada pula yang menganggap Mustika Mani Gajah adalah Batu Fosil Sumsun Hewan Purba, dan ada lagi yang menyatakan Mustika Mani Gajah Pemberian Khodam Nyi Roro Kidul hehe... yang ini Dunia Pusaka kurang setuju.

Cara Mengetahui Batu Mustika Mani Gajah Asli ada beberapa tahap, diantaranya ;

Bentuk Batu Mustika Mani Gajah Seperti Sperma yang membeku menjadi Batu dan berwarna Kuning.Jika Mustika Diterawang Tembus Pandang dan didalamnya berwarna keruh, terdapat bintik bintik seperti sel sperma yang telah mati dan membeku.Jika dipegang Batu Mani Gajah terasa dingin, dan akan semakin dingin bahkan bisa seperti mengeluarkan air lendir dan lengket ditangan.Jika dibakar/disulut korek api Batu Mani Gajah tidak akan meleleh seperti Batu Mani Gajah Palsu, tapi kadang bisa meninggalkan bekas putih atau hitam.dan paling tepat dan jitu Cara Tes Batu Mustika Mani Gajah dengan mengetesnya di Laboratorium Perbatuan, nanti akan keluar sertififikasi batu namun keluarnya bukan nama Batu Mustika Mani Gajah melainkan jenis batunya dan keasliannya saja.

Tentang Khasiat Tuah Batu Mustika Mani Gajah untuk Pengasihan, Pelet Tanpa Pandang Bulu, Puter Giling, Kembalikan Pasangan, Daya Tarik, Pemikat Hati, Pembuka Aura diri, Memikat Pasangan Agar Tunduk, Keharmonisan Pacaran dan Rumah Tangga, Meluluhkan Relasi/Pimpinan/Bos, Meningkatkan Kepercayaan, Pagar dari Guna-guna serta tingkatkan Karir dan Bisnis anda dalam memikat pelanggan, yang jelas khusus untuk urusan pemikat dan menundukan hati. Tetapi ingat bahwa Batu Mustika hanyalah sarana dan semua terjadi karena Kehendak Allah. Agar Khasiat Batu Mustika bisa bermanfaat anda bisa membaca ini Pedoman Memilih Mustika yang dibuat oleh Dunia Pusaka.